1> ANDALKAN BERKAT TUHAN (Amsal 3: 5-6)
Sertakan Tuhan di dalam segenap pekerjaanmu karena banyak yang harus kita kerjakan tetapi tidak diajarkan di bangku sekolah dan banyak yang terjadi yang tidak pernah kita duga sebelumnya.
2> CARILAH PENGETAHUAN (Ams 19: 20)
Ilmu pengetahuan, cara bekerja yang benar & efisien perlu kita cari.Tanpa pengetahuan, kerajinanpun tidak baik; orang yang tergesa-gesa akan salah langkah". Jangan sungkan belajar dan meminta petunjuk jika tidak mengerti.
3> RAJIN & CEKATAN (Ams 10: 4)
Hanya orang rajin dan cekatan yang akan diingat oleh pimpinannya, terutama waktu menetapkan promosi jabatan & kenaikan gaji.
4> BERLAKU JUJUR & BENAR (Ams 16: 8)
Upah pekerjaan orang benar membawa kepada kehidupan, penghasilan orang fasik membawa kepada dosa
5> JAGA PEMBICARAAN (Ams 10: 19)
Mengerjakan tugas-tugas adalah suatu pekerjaan yang berat, jangan ditambahi lagi dengan masalah lain karena mulut kita yang bocor. Siapa yang memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri daripada kesukaran.
6> SABAR & TENANG (Ams 16: 32)
Hati yang sabar dan tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang.
7> JANGAN INGIN CEPAT KAYA (Ams 13:11)
Menjadi kaya adalah impian kebanyakan orang dan sah-sah saja. Yang harus diperhatikan adalah: Menjadi kaya, bukanlah tujuan utama di dalam hidup ini, Ingin cepat kaya seringkali menjebak orang-orang ke dalam perbuatan yang berdosa; Menikmati hidup lebih penting dari menjadi kaya tetapi mempunyai banyak masalah.
D-LARISTA (peDuli stelLa maRIS kiTA). Blog ini adalah media temu rasa, karsa, dan karya para sakerawan ex Seminaris Stella Maris Bogor. Wilujeng sumping, sahabat sakerawan... Tuhan memberkati kita semua, amin.
Pater Wijbrand
CRESCAT ET FLOREAT
Mar 22, 2011
Rahasia kebahagiaan
Rahasia kebahagiaan adalah memusatkan perhatian pada kebaikan dalam diri orang lain. Sebab, hidup bagaikan lukisan: Untuk melihat keindahan lukisan yang terbaik sekalipun, lihatlah di bawah sinar yang terang, bukan di tempat yang tertutup dan gelap sama halnya sebuah gudang.
Rahasia kebahagiaan adalah tidak menghindari kesulitan. Dengan memanjat bukit, bukan meluncurinya, kaki seseorang tumbuh menjadi kuat.
Rahasia kebahagiaan adalah melakukan segala sesuatu bagi orang lain. Air yang tak mengalir tidak berkembang. Namun, air yang mengalir dengan bebas selalu segar dan jernih.
Rahasia kebahagiaan adalah belajar dari orang lain, dan bukan mencoba mengajari mereka. Semakin Anda menunjukkan seberapa banyak Anda tahu, semakin orang lain akan mencoba menemukan kekurangan dalam pengetahuan Anda. Mengapa bebek disebut “bodoh”? Karena terlalu banyak bercuap-cuap.
Rahasia kebahagiaan adalah kebaikan hati: memandang orang lain sebagai anggota keluarga besar Anda. Sebab, setiap ciptaan adalah milik Anda. Kita semua adalah ciptaan TUHAN yang satu.
Rahasia kebahagiaan adalah tertawa bersama orang lain, sebagai sahabat, dan bukan menertawakan mereka, sebagai hakim.
Rahasia kebahagiaan adalah tidak sombong. Bila Anda menganggap mereka penting, Anda akan memiliki sahabat ke manapun Anda pergi. Ingatlah bahwa musang yang paling besar akan mengeluarkan bau yang paling menyengat.
Kebahagiaan datang kepada mereka yang memberikan cintanya secara bebas, yang tidak meminta orang lain mencintai mereka terlebih dahulu. Bermurah hatilah seperti mentari yang memancarkan sinarnya tanpa terlebih dahulu bertanya apakah orang-orang patut menerima kehangatannya.
Kebahagiaan berarti menerima apapun yang datang, dan selalu mengatakan kepada diri sendiri “Aku bebas dalam diriku”.
Kebahagiaan berarti membuat orang lain bahagia. Padang rumput yang penuh bunga membutuhkan pohon-pohon di sekelilingnya, bukan bangunan-bangunan beton yang kaku. Kelilingilah padang hidup Anda dengan kebahagiaan.
Kebahagiaan berasal dari menerima orang lain sebagaimana adanya; nyatanya menginginkan mereka bukan sebagaimana adanya. Betapa akan membosankan hidup ini jika setiap orang sama. Bukankah taman pun akan tampak janggal bila semua bunganya berwarna ungu?
Rahasia kebahagiaan adalah menjaga agar hati Anda terbuka bagi orang lain, dan bagi pengalaman-pengalam an hidup. Hati laksana pintu sebuah rumah. Cahaya matahari hanya dapat masuk bilamana pintu rumah itu terbuka lebar.
Rahasia kebahagiaan adalah memahami bahwa persahabatan jauh lebih berharga daripada barang; lebih berharga daripada mengurusi urusan sendiri; lebih berharga daripada bersikukuh pada kebenaran dalam perkara-perkara! yang tidak prinsipiil.
Renungkan setiap rahasia yang ada di dalamnya.
Rasakan apa yang dikatakannya
Rahasia kebahagiaan adalah tidak menghindari kesulitan. Dengan memanjat bukit, bukan meluncurinya, kaki seseorang tumbuh menjadi kuat.
Rahasia kebahagiaan adalah melakukan segala sesuatu bagi orang lain. Air yang tak mengalir tidak berkembang. Namun, air yang mengalir dengan bebas selalu segar dan jernih.
Rahasia kebahagiaan adalah belajar dari orang lain, dan bukan mencoba mengajari mereka. Semakin Anda menunjukkan seberapa banyak Anda tahu, semakin orang lain akan mencoba menemukan kekurangan dalam pengetahuan Anda. Mengapa bebek disebut “bodoh”? Karena terlalu banyak bercuap-cuap.
Rahasia kebahagiaan adalah kebaikan hati: memandang orang lain sebagai anggota keluarga besar Anda. Sebab, setiap ciptaan adalah milik Anda. Kita semua adalah ciptaan TUHAN yang satu.
Rahasia kebahagiaan adalah tertawa bersama orang lain, sebagai sahabat, dan bukan menertawakan mereka, sebagai hakim.
Rahasia kebahagiaan adalah tidak sombong. Bila Anda menganggap mereka penting, Anda akan memiliki sahabat ke manapun Anda pergi. Ingatlah bahwa musang yang paling besar akan mengeluarkan bau yang paling menyengat.
Kebahagiaan datang kepada mereka yang memberikan cintanya secara bebas, yang tidak meminta orang lain mencintai mereka terlebih dahulu. Bermurah hatilah seperti mentari yang memancarkan sinarnya tanpa terlebih dahulu bertanya apakah orang-orang patut menerima kehangatannya.
Kebahagiaan berarti menerima apapun yang datang, dan selalu mengatakan kepada diri sendiri “Aku bebas dalam diriku”.
Kebahagiaan berarti membuat orang lain bahagia. Padang rumput yang penuh bunga membutuhkan pohon-pohon di sekelilingnya, bukan bangunan-bangunan beton yang kaku. Kelilingilah padang hidup Anda dengan kebahagiaan.
Kebahagiaan berasal dari menerima orang lain sebagaimana adanya; nyatanya menginginkan mereka bukan sebagaimana adanya. Betapa akan membosankan hidup ini jika setiap orang sama. Bukankah taman pun akan tampak janggal bila semua bunganya berwarna ungu?
Rahasia kebahagiaan adalah menjaga agar hati Anda terbuka bagi orang lain, dan bagi pengalaman-pengalam an hidup. Hati laksana pintu sebuah rumah. Cahaya matahari hanya dapat masuk bilamana pintu rumah itu terbuka lebar.
Rahasia kebahagiaan adalah memahami bahwa persahabatan jauh lebih berharga daripada barang; lebih berharga daripada mengurusi urusan sendiri; lebih berharga daripada bersikukuh pada kebenaran dalam perkara-perkara! yang tidak prinsipiil.
Renungkan setiap rahasia yang ada di dalamnya.
Rasakan apa yang dikatakannya
Pikiran
Seekor belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya, dengan gembira dia melompat-lompat menikmati kebebasannya. Di perjalanan dia bertemu dengan seekor belalang lain, namun dia keheranan mengapa belalang itu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.
Dengan penasaran dia menghampiri belalang lain itu dan bertanya, “Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku, padahal kita tidak jauh berbeda dari usia maupun ukuran tubuh?” Belalang itu menjawabnya dengan pertanyaan, “Di manakah kau tinggal selama ini? Semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan.” Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang telah membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.
Kadang-kadang kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang tersebut. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan beruntun, perkataan teman, tradisi, dan kebiasaan bisa membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang mementahkan potensi kita.
Lebih sering kita mempercayai mentah-mentah apa yang mereka voniskan kepada kita tanpa berpikir dalam-dalam bahwa apakah hal itu benar adanya atau benarkah kita selemah itu? Lebih parah lagi, kita acap kali lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.
Tahukah Anda bahwa gajah yang sangat kuat bisa diikat hanya dengan seutas tali yang terikat pada sebilah pancang kecil? Gajah sudah akan merasa dirinya tidak bisa bebas jika ada “sesuatu” yang mengikat kakinya, padahal “sesuatu” itu bisa jadi hanya seutas tali kecil…
Pernahkah Anda bertanya kepada diri Anda sendiri bahwa Anda bisa “melompat lebih tinggi dan lebih jauh” kalau Anda mau menyingkirkan “penjara” itu? Tidakkah Anda ingin membebaskan diri agar Anda bisa mencapai sesuatu yang selama ini Anda anggap di luar batas kemampuan dan pemikiran Anda?
Sebagai manusia kita berkemampuan untuk berjuang, tidak menyerah begitu saja kepada apa yang kita alami. Karena itu, teruslah berusaha mencapai segala aspirasi positif yang ingin Anda capai. Sakit memang, lelah memang, tapi jika Anda sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar.
———————-
ayo meloncat lebih tinggi…
ayo pergi lebih jauh……..
ayo menyelam lebih dalam……..
ayo belajar hidup.
Dengan penasaran dia menghampiri belalang lain itu dan bertanya, “Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku, padahal kita tidak jauh berbeda dari usia maupun ukuran tubuh?” Belalang itu menjawabnya dengan pertanyaan, “Di manakah kau tinggal selama ini? Semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan.” Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang telah membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.
Kadang-kadang kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang tersebut. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan beruntun, perkataan teman, tradisi, dan kebiasaan bisa membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang mementahkan potensi kita.
Lebih sering kita mempercayai mentah-mentah apa yang mereka voniskan kepada kita tanpa berpikir dalam-dalam bahwa apakah hal itu benar adanya atau benarkah kita selemah itu? Lebih parah lagi, kita acap kali lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.
Tahukah Anda bahwa gajah yang sangat kuat bisa diikat hanya dengan seutas tali yang terikat pada sebilah pancang kecil? Gajah sudah akan merasa dirinya tidak bisa bebas jika ada “sesuatu” yang mengikat kakinya, padahal “sesuatu” itu bisa jadi hanya seutas tali kecil…
Pernahkah Anda bertanya kepada diri Anda sendiri bahwa Anda bisa “melompat lebih tinggi dan lebih jauh” kalau Anda mau menyingkirkan “penjara” itu? Tidakkah Anda ingin membebaskan diri agar Anda bisa mencapai sesuatu yang selama ini Anda anggap di luar batas kemampuan dan pemikiran Anda?
Sebagai manusia kita berkemampuan untuk berjuang, tidak menyerah begitu saja kepada apa yang kita alami. Karena itu, teruslah berusaha mencapai segala aspirasi positif yang ingin Anda capai. Sakit memang, lelah memang, tapi jika Anda sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar.
———————-
ayo meloncat lebih tinggi…
ayo pergi lebih jauh……..
ayo menyelam lebih dalam……..
ayo belajar hidup.
Jan 6, 2011
Reportase Reuni Akbar Alumni - HUT 60
REUNI AKBAR ALUMNI DAN HUT KE-60 TAHUN SEMINARI MENENGAH STELLA MARIS BOGOR
Seminari Menengah Stella Maris Bogor merayakan HUT Ke-60 tahun dan Reuni Akbar Alumni dengan Misa konselebrasi yang dipimpin Uskup Bogor, Mgr.Michael Cormas Angkur OFM, di Seminari Menengah Stella Maris, Bogor, Jawa Barat, Minggu, 28/11/2010.
Uskup Bogor, Mgr Michael Cosmas Angkur OFM, memimpin Misa didampingi Rektor Seminari Menengah Stella Maris, RD Niklaus Jatmiko Pr. Acara ini dihadiri sekitar 650 undangan dan alumni Seminari Menengah Stella Maris dari seluruh angkatan.
Mgr Angkur berpesan, "Para alumni dan para seminaris harus mempunyai jiwa misionaris karena sudah lama kita harus berdiri sendiri tanpa ada lagi misionaris dari Eropa."
Pastor Jatmiko Pr, menambahkan, menurut statistik, seminaris yang lulus dan ditahbiskan menjadi pastor hanya 9,8 persen saja. "Yang penting bukan jumlah tetapi kualitas. Seminari mendidik anak – anak menjalani hidup lebih baik. Hingga saat ini, sekitar 1.900 orang pernah sekolah di Stella Maris. Namun, hanya 125 orang saja yang menjadi imam," tuturnya.
Hal ini ditanggapi Sihite Stella, salah satu alumnus Stella Maris. Ia mengalami didikan almarhum Pater Remedius Wijbrands OFM, mantan rektor Seminari Menengah Stella Maris ketika seminari masih menempati sebuah bangunan yang saat ini menjadi Gereja Santo Fransiskus Assisi Sukasari, Bogor.
"Saya bersyukur, karena didikan seminari membuat kita menjadi manusia yang lebih handal, tangguh, bertanggung jawab, mandiri,dan disiplin. Pendidikan seperti ini tidak akan saya dapatkan bila bersekolah di sekolah biasa," ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan pemotongan kue oleh Mgr Angkur, diiringi Mars Stella Maris. Kemudian dilanjutkan dengan berbagai acara hiburan, berupa degung, band akustik, dan teater oleh para seminaris. Ada juga lelang foto-foto lama maupun lukisan-lukisan Pater Remedius Wijbrands dalam beberapa versi. Acara berlangsung hingga larut malam.
(M.BambangS./HIDUP No.50 12 Desember 2010/Dhapur)
Seminari Menengah Stella Maris Bogor merayakan HUT Ke-60 tahun dan Reuni Akbar Alumni dengan Misa konselebrasi yang dipimpin Uskup Bogor, Mgr.Michael Cormas Angkur OFM, di Seminari Menengah Stella Maris, Bogor, Jawa Barat, Minggu, 28/11/2010.
Uskup Bogor, Mgr Michael Cosmas Angkur OFM, memimpin Misa didampingi Rektor Seminari Menengah Stella Maris, RD Niklaus Jatmiko Pr. Acara ini dihadiri sekitar 650 undangan dan alumni Seminari Menengah Stella Maris dari seluruh angkatan.
Mgr Angkur berpesan, "Para alumni dan para seminaris harus mempunyai jiwa misionaris karena sudah lama kita harus berdiri sendiri tanpa ada lagi misionaris dari Eropa."
Pastor Jatmiko Pr, menambahkan, menurut statistik, seminaris yang lulus dan ditahbiskan menjadi pastor hanya 9,8 persen saja. "Yang penting bukan jumlah tetapi kualitas. Seminari mendidik anak – anak menjalani hidup lebih baik. Hingga saat ini, sekitar 1.900 orang pernah sekolah di Stella Maris. Namun, hanya 125 orang saja yang menjadi imam," tuturnya.
Hal ini ditanggapi Sihite Stella, salah satu alumnus Stella Maris. Ia mengalami didikan almarhum Pater Remedius Wijbrands OFM, mantan rektor Seminari Menengah Stella Maris ketika seminari masih menempati sebuah bangunan yang saat ini menjadi Gereja Santo Fransiskus Assisi Sukasari, Bogor.
"Saya bersyukur, karena didikan seminari membuat kita menjadi manusia yang lebih handal, tangguh, bertanggung jawab, mandiri,dan disiplin. Pendidikan seperti ini tidak akan saya dapatkan bila bersekolah di sekolah biasa," ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan pemotongan kue oleh Mgr Angkur, diiringi Mars Stella Maris. Kemudian dilanjutkan dengan berbagai acara hiburan, berupa degung, band akustik, dan teater oleh para seminaris. Ada juga lelang foto-foto lama maupun lukisan-lukisan Pater Remedius Wijbrands dalam beberapa versi. Acara berlangsung hingga larut malam.
(M.BambangS./HIDUP No.50 12 Desember 2010/Dhapur)
Nov 28, 2010
KESAN PESAN REUNI 2010
Selamat sore rekans.Acara reuni sudah selesai tapi beberapa orang masih melanjutkan kebersamaan.Sementara menunggu misa,saya mengirimkan berita ini.Saat ini,saya,beko,bosman dan putut masih bersama.Mereka akan naek ke puncak bersama saya setelah saya menyelesaikan tugas misa.
Mungkin malam ini kami akan adakan reuni part II di santo yusup bersama denga para saudara dari cianjur yang kemaren tidak sempat hadir.Meskipun mata sudah berat namun semangat tetap menyala untuk berkumpul.
Hal lain yang lebih penting adalah masalah buku P.Wijbrans.Saat ini buku tersebut masih tersisah banyak dan modal untuk biaya cetak pun belum tertutup.Oleh karena itu bagi para teman yang belum memiliki tetapi sangat ingin memiliki maka bisa menghubungi seminari karena buku tersebut ada di seminari.Semoga buku ini lekas habis sehingga bisa menutup biaya cetak dan membantu alma mater.Anda yang ingin memesan,silahkan pesan dan transfer uangnya baru akan dikirimkan bukubnya.Terimakasih atas kerjasama temans semua
Salam,
~Dedie K OFM~
--------------------------------------------------------------------------------
Mungkin malam ini kami akan adakan reuni part II di santo yusup bersama denga para saudara dari cianjur yang kemaren tidak sempat hadir.Meskipun mata sudah berat namun semangat tetap menyala untuk berkumpul.
Hal lain yang lebih penting adalah masalah buku P.Wijbrans.Saat ini buku tersebut masih tersisah banyak dan modal untuk biaya cetak pun belum tertutup.Oleh karena itu bagi para teman yang belum memiliki tetapi sangat ingin memiliki maka bisa menghubungi seminari karena buku tersebut ada di seminari.Semoga buku ini lekas habis sehingga bisa menutup biaya cetak dan membantu alma mater.Anda yang ingin memesan,silahkan pesan dan transfer uangnya baru akan dikirimkan bukubnya.Terimakasih atas kerjasama temans semua
Salam,
~Dedie K OFM~
--------------------------------------------------------------------------------
KESAN PESAN REUNI 2010
Para sahabat yang terkasih,
Rangkaian demi rangkaian mulai berlalu tapi kita masih menantikan acara penting ucapan syukur dalam perayaan ekaristi kudus dengan selebran utama Mgr.Michael Angkur OFM.
Di awali dengan ibadat di makam kali mulya yang dipimpin oleh Rm.Yulius OSC,beberapa alumni sekitar 30an orang yang sudah hadir sejak kemarin,mendoakan para manta rektor dan pamong kita yang telah wafat.Selesai sekitar pukul 9,peserta kembali ke seminari.Pagi tadi mulai berdatangan satu per satu alumnus dr setiap angkatan.Cukup berkecil hati karena sampai pada acara rekoleksi yang dipimpin oleh romo rektor,peserta yang datang juga belum begitu banyak.Mungkin baru sekitar 60an orang.Roimo rektor dala rekoleksinya mengajak dan menyadarkan kita akan peran panggilan kita dalam Gereja.Terlebih lagi beliau juga menggugah kita untuk melihat kebutuhan nyata alma mater kita terutama dalam kebutuhan operasional.Mengerikan jika melihat pendapatan yang masuk dari para seminaris hanya 50% dari total pengeluaran yang dibutuhkan.Darimanakah sisanya harus ditutup?Inilah sentuhan dan harapan romo rektor pada kita para alumni.Tergerakkah kita?
Selesai rekoleksi,sekita pukul 12.30,acara dilanjutkan dengan santap siang.Dalam doa makan,kita juga mendoakan rekan kita Pastor Antonius Pramono SCJ yang merayakan hari ultah imamatnya yang ke 13 dan Frans Widyanto merayakan hari ultah kelhirannya yang ke 38 tepat pada hari ini.
Rupanya seminari mulai terasa semakin sempit ketika para alumnus lainnya mulai kembali berdatangan.Meskipun cuaca mendung dan sedikit diguyur hujan,tetapi tidak mengurangai kebahagiaan dan keceriaan para alumnus.Sampai berita ini ditulis,para alumnus masih bercanda ria melepas rindu dan melihat putaran film kehidupan masa lalu melalui celotahan ringan dan lucu serta obrolan2 serius namun santai.Sebagian panita mulai terlelap untuk mengumpulkan tenang kembali menghadapi acara nanti sore sampai malam.Masih ada beberap acara penting yang harus di jalani.Selain perayaan ekaristi,maka akan diadakan juga acara lelang untuk menggalang dana bagi program pembangunan seminari dan pengenalan buku P.Wijbrands yang dibuat oleh Sdr.Bobby PR.Mohon dukungan teman2 semoga acara ini dapat berjalan lancar,dan teristimewa semoga kita bisa memberikan sesuatu yang saat ini sangat dibutuhkan oleh para seminaris.
Tidak lupa saya menyapa teman2 yang tidak hadir.Jangan anda kecewa tetapi masih banyak yang bisa anda lakukan.Jika anda tergugah maka anda bisa hadir dalam dukungan dana yang bisa ditransfer ke nomor rekening panti eh salah...maksud saya rekening seminari.Jika berminat maka akan saya sampaikan nomor rekening tersebut.Demikian sekilas laporan pandangan mata.Semoga dapat melepas kerinduan teman2 juga.
Salam,
~Dedie K OFM~
--------------------------------------------------------------------------------
Rangkaian demi rangkaian mulai berlalu tapi kita masih menantikan acara penting ucapan syukur dalam perayaan ekaristi kudus dengan selebran utama Mgr.Michael Angkur OFM.
Di awali dengan ibadat di makam kali mulya yang dipimpin oleh Rm.Yulius OSC,beberapa alumni sekitar 30an orang yang sudah hadir sejak kemarin,mendoakan para manta rektor dan pamong kita yang telah wafat.Selesai sekitar pukul 9,peserta kembali ke seminari.Pagi tadi mulai berdatangan satu per satu alumnus dr setiap angkatan.Cukup berkecil hati karena sampai pada acara rekoleksi yang dipimpin oleh romo rektor,peserta yang datang juga belum begitu banyak.Mungkin baru sekitar 60an orang.Roimo rektor dala rekoleksinya mengajak dan menyadarkan kita akan peran panggilan kita dalam Gereja.Terlebih lagi beliau juga menggugah kita untuk melihat kebutuhan nyata alma mater kita terutama dalam kebutuhan operasional.Mengerikan jika melihat pendapatan yang masuk dari para seminaris hanya 50% dari total pengeluaran yang dibutuhkan.Darimanakah sisanya harus ditutup?Inilah sentuhan dan harapan romo rektor pada kita para alumni.Tergerakkah kita?
Selesai rekoleksi,sekita pukul 12.30,acara dilanjutkan dengan santap siang.Dalam doa makan,kita juga mendoakan rekan kita Pastor Antonius Pramono SCJ yang merayakan hari ultah imamatnya yang ke 13 dan Frans Widyanto merayakan hari ultah kelhirannya yang ke 38 tepat pada hari ini.
Rupanya seminari mulai terasa semakin sempit ketika para alumnus lainnya mulai kembali berdatangan.Meskipun cuaca mendung dan sedikit diguyur hujan,tetapi tidak mengurangai kebahagiaan dan keceriaan para alumnus.Sampai berita ini ditulis,para alumnus masih bercanda ria melepas rindu dan melihat putaran film kehidupan masa lalu melalui celotahan ringan dan lucu serta obrolan2 serius namun santai.Sebagian panita mulai terlelap untuk mengumpulkan tenang kembali menghadapi acara nanti sore sampai malam.Masih ada beberap acara penting yang harus di jalani.Selain perayaan ekaristi,maka akan diadakan juga acara lelang untuk menggalang dana bagi program pembangunan seminari dan pengenalan buku P.Wijbrands yang dibuat oleh Sdr.Bobby PR.Mohon dukungan teman2 semoga acara ini dapat berjalan lancar,dan teristimewa semoga kita bisa memberikan sesuatu yang saat ini sangat dibutuhkan oleh para seminaris.
Tidak lupa saya menyapa teman2 yang tidak hadir.Jangan anda kecewa tetapi masih banyak yang bisa anda lakukan.Jika anda tergugah maka anda bisa hadir dalam dukungan dana yang bisa ditransfer ke nomor rekening panti eh salah...maksud saya rekening seminari.Jika berminat maka akan saya sampaikan nomor rekening tersebut.Demikian sekilas laporan pandangan mata.Semoga dapat melepas kerinduan teman2 juga.
Salam,
~Dedie K OFM~
--------------------------------------------------------------------------------
KESAN PESAN REUNI 2010
Rekans, suasana reuni masih terasa sepertinya belum dan mungkin tidak akan pernah cukup waktu untuk bermemori bersama saudara2 yang pernah hidup seatap di Stella Maris. Banyak cerita kisah selama hidup bersama...untuk selalu menjalin kebersamaan kita mohon rekan2 yang belum tergabung dalam milist atau facebook d.larista bisa diajak untuk bergabung.
Facebook d.larista bs diinvite dgn email d.larista@yahoo.com atau dengan nama Stella Maris d'larista.
Salah satu sarana komunikasi utk rekan2 yang memiliki bisa di share pin kalian akan segera di invite dlm group.
Mohon rekan2 yang sempat mendokumentasikan acara reuni kemarin dapat mengirimkan ke milist atau facebook d.larista.
Terima kasih rekan sekalian....indahnya kebersamaan dalam satu hati....Crescat et Floreat...
Salam,
B Dimas Handoko
Co Moderator
Facebook d.larista bs diinvite dgn email d.larista@yahoo.com atau dengan nama Stella Maris d'larista.
Salah satu sarana komunikasi utk rekan2 yang memiliki bisa di share pin kalian akan segera di invite dlm group.
Mohon rekan2 yang sempat mendokumentasikan acara reuni kemarin dapat mengirimkan ke milist atau facebook d.larista.
Terima kasih rekan sekalian....indahnya kebersamaan dalam satu hati....Crescat et Floreat...
Salam,
B Dimas Handoko
Co Moderator
Subscribe to:
Posts (Atom)