Pater Wijbrand

Pater Wijbrand
CRESCAT ET FLOREAT
Showing posts with label SENT BY ARNOKO. Show all posts
Showing posts with label SENT BY ARNOKO. Show all posts

Mar 11, 2010

Wijbrands Awards

Seperti saya setuju kalau kita buat Wijbrands Awards.Dasarnya begini. Hari ini saya cuti khusus utk ngurusin rekening2 atas nama saya yg berserakan di beberapa BCA. Termasuk rekening D Larista. Saya sempet mengintip, dana yg ada sekitar 7 jutaan (pokoknya kepala tujuh)Rencana awal, dana itu kita berikan kpd seminaris sebagai beasiswa, dgn gambaran dana tersebut akan terus berkembang dr pr alumni utk adik2 kita. Tapi kenyataannya, selama Jan - Maret ini, tdk ada uang masuk kecuali dr pendpt an bunga setelah dipotong pajak dan bea adm sisa 2500 an perak. Bagaimana kalau beasiswa tersebut kita selipkan dalam Wijbrands Awards ? Dikepala saya, awards yg dipertandingkan adalah:
1. Ketrampilan berbahasa asing (Jerman dan Latin).Karena ketrampilan berbahasa asing seperti yg kita rasakan sangat berguna bagi pegangan hidup kita (baik sebagai awam maupun selibat). Jendela dunia.Disini hanya dipertandingkan intern SM. Kita secara resmi bisa minta sponsor dr Goethe Institut berupa pengajaran gratis selama 6 bln bagi seminaris, juri dan beasiswa belajar ke Jerman. Selama 6 bln gratisan tersebut, seminaris bs diajarkan tulis menulis/mengarang, pidato bhs Jerman. Utk bhs Latin kita bs mengajukan ke kedutaan Vatikan atau Italy, berupa hal yg sm seperti yg diajukan ke Jerman. Pemenang hanya satu utk setiap kategori. Hadiah uang 1 juta.
2. Lomba paduan suara. Lagu Gregorian. Ini bs minta sponsor ke kedutaan Italy secara resmi, berupa pengajaran nyanyi Gregorian, penjurian dan beasiswa. Hadiah 1 juta. Hanya ada satu kelompok pemenang. Peserta bs kita undang seluruh seminari di Indonesia.
3. Pertandingan sepak bola. Pemenang hanya satu yg dpt hadiah 1 juta. Peserta seluruh seminari di Indonesia.Target lain poin 2 3, SM menjadi pioneer pemersatu seminari menengah di Indonesia, sasaran utama mematikan kelompok2 yg berkehendak menutup keberadaan seminari menengah.Utk awal cukup 3 pertandingan. Tapi berbobot.Selama bertanding, seminaris lain bs hidup bersama dg seminaris SM. Tidur rame2 pake tiker (suruh bawa sendiri2). Glengsoran. Mirip temu 5 kolese di de Brito Jogja, seluruh peserta tidur glengsoran di aula.Dana yg kita miliki utk hadiah. Sponsor utk acara kegiatan. Selain juara satu, cukup diberi piagam.Gimana Bro ? Humas bs pasang iklan di majalah hidup 3 kali, isinya ttg undangan sekaligus kesediaan menjadi donatur acara.Waktu pelaksanaan cukup seminggu. Pagi sampai sore main bola. Sore sampai makan malam pidato (menulis tidak perlu performance didepan panggung),abis makan malam nyanyi. Ok gak Bro ?

Sep 27, 2008

SHARING FROM SINDANGLAYA

Senang rasanya hari ini bisa ketemuan lagi sama teman² lama dari SM. Hari, Sabtu 27 September 2008, kebetulan anak saya ingin berlibur ke Bogor. Kami menginap di Bogor. Setelah seharian main dan jalan², capailah dia, jam 19.30 an dia bersama maminya tergolek tidur dipenginapan. Seketika itu juga, saya coba sms Rm Dedi Ofm. Beliau katakan sudah ada beberapa teman di Sindanglaya. Mumpung anak dan istri sedang tertidur, dengan bekal ciuman di kening kedua orang yang saya sayangi, saya berangkat ke Sindanglaya. Ternyata disana sudah ada Rm. Agung OFM (saya pangling, karena fisiknya sudah berubah), selain Rm. Dedi (yang cukup memenuhi syarat kalau dia mau jadi foto model atau pemain sinetron) ada Bruder Mar Ofm (dengan rambut gondrongnya saya jadi ingat komik lupus), Bapak Singgih (pengusaha hasil pertanian di Cianjur), Bapak Bosman (saya jadi ingat pemain sinetron jaman dulu Bosman Borisman). Beberapa teman yang rencananya akan hadir, ternyata berhalangan hadir karena beberapa. Seru juga !Saya sampai kembali ke penginapan (Novotel Bogor) jam 02.00 pagi, langsung ke warnet, menuliskan berita gembira ini.
Rasanya gemblengan SM selama kita di dalam tidak sia². Hampir seluruh alumnus SM, yang pernah bersama satu atap, tetap setia terhadap panggilanNya, baik melalui jalur awam maupun non awam. Menjadi pejuang Gereja memang tidak mudah, apalagi ditengah himpitan hidup saat ini.
Dari hasil pembicaraan², baik melalui millis, maupun dari pertemuan² perseorangan/kelompok, rasanya perlu diluruskan dan dipertegas kembali mengenai keberadaan kelompok kita ini, agar tidak terjadi salah persepsi.
Kelompok ini tidak eksklusif angkatan 85, tapi terbuka untuk seluruh angkatan, baik yang diatas angkatan 85 maupun dibawah angkatan tersebut. Karena kita semua memiliki tujuan yang sama, ingin secara tulus ikut membantu secara aktif seminari SM, sebagai ungkapan hormat dan terima kasih kita semua terhadap apa yang telah SM berikan kepada kita, sebatas kemampuan kita.
Bahwa yang ada saat ini angkatan 85, ini hanya faktor kebetulan. Kebetulan angkatan ini kumpul di SM, kemudian timbul ide, dan ide tersebut dapat berjalan (paling tidak sebagian dari ide tersebut saat ini dapat berjalan). Dan saya yakin, ide² lainnya pun dapat berjalan apabila semua angkatan mendukung.
Coba kita bayangkan, apabila kelompok ini didukung dari angkatan 80 sampai angkatan 2000 aja, berarti sudah ada 20 angkatan yang mendukung keberadaan kita. Jika masing² angkatan rata² 50 orang, dan dari 50 orang tersebut 30 orang mendukung kelompok ini. Dari 30 orang ini, masing² memiliki kesempatan pergi ke atm, kemudian mentransfer dana Rp. 10.000,- per bulan aja, artinya kita dapat mengumpulkan uang Rp. 6 juta per bulan (20 x 30 x 10.000). Satu semester bisa terkumpul dana 6 juta x 6 = 36 juta. Kalau saat ini biaya seorang seminaris (hidup, pendidikan, dll) Rp. 250 ribu/bulan, atau Rp. 1,5 juta/semester, maka dana tersebut dapat membiayai 24 orang seminaris (36 : 1,5 juta) per semester. Kalau saat ini, tanpa andil kita, SM bisa membiayai sekitar 90 seminaris, dengan ada adanya kelompok kita, maka SM bisa membina 114 seminaris per semester !Sebesar itulah pejuang² Gereja yang dapat di hasilkan SM per semester ! Lebih lanjut, dengan prediksi minimal (analisis pesimis), dari 114 seminaris menengah, 10% nya sampai dijenjang kaul kekal (entah pastor maupun bruder), maka Stella Maris dapat mengentaskan 12 orang kaum berjubah ! Dengan banyaknya kaum berjubah, Gereja Katholik Propinsi Indonesia tidak perlu khawatir terhadap kekurangan kaum berjubahnya. Bahkan Gereja Katholk Indonesia bisa mengekspornya ke Wilayah Gereja Katholik di seluruh penjuru dunia (misionaris)!
Secara sederhana dapat dikatakan, dari uang 10.000 per bulan, yang diberikan secara tulus dan sukarela oleh alumnus seminari Stella Maris angkatan 80 sampai 2000, dapat sangat berpengaruh terhadap keberadaan Gereja Katholik Indonesia di mata dunia.
Akhir kata, karena sudah jam setengah 4 pagi, saya hanya dapat berharap KECIL ITU INDAH. Fransiskus Asisi.

Sep 26, 2008

HP ANGKATAN 90

1. Petrus Dinar Hp : 0812 900 8030
2. Paulus " dewe / Paijo" RY Hp : 0818 664 472
3. Indro Wicaksono Hp : 0815 550 3794
4. John " Gomez HP: 0813 244 13592 / 0818 023 65170
5. Jony Wijaya Hp : 0816 183 9502
6. Joseph Judie Hp : 0818 950 649
7. Patricius Cahanar Hp : 0815 892 5350
8. Rm. Marcelinus Wahyu Pr. Bog Hp : 0812 839 1532
9. Rm. Y. Primanto CP Hp : 0813 800 79411
10. Yustus Roger Hp : 0818 720 034
11. Rm. Siswido Swy OFM Conv. Hp : 0819 721 0987
12. Yoni Suherman Hp : 0812 808 3582
Sisanya mohon bantuan rekan milis yang lain ( karena belum terlacak keberadaannya )